Press "Enter" to skip to content

DPRD Natuna Rapat Paripurna RAPBD Tahun Anggaran 2021


Natuna, metrosidik.co.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna menggelar Rapat Paripurna penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2021, di Ruang rapat paripurna DPRD Natuna, Selasa (8/9/2020).

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Natuna, Andes Putra, Wakil Ketua I, Daeng Ganda Rahmatullah, Wakil Ketua II, Jarmin, serta diikuti seluruh Anggota DPRD Natuna.

Tampak hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Asisten, OPD dan Kepala Bagian dilingkungan Pemda Natuna, tokoh masyarakat, Pimpinan Organisasi dan undangan lainnya.

Hamid Rizal dalam pidatonya mengatakan, penyusunan APBD berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 64 tahun 2020. Dia juga menyampaikan hingga saat ini kata Hamid Rizal komposisi APBD Kabupaten Natuna masih di dominasi oleh dana transfer pemerintah pusat.

“Estimasi pendapatan tahun anggaran 2021 sebesar Rp.924.4 Miliar. Dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.78,27 Miliar. Kemudian pendapatan transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp.834,80 Miliar dan lain lain pendapatan yang sah sebesar Rp.11,39 Miliar,” ungkap Hamid Rizal.

Belanja daerah tahun 2021 sebut Hamid Rizal direncanakan sebesar Rp.994,77 Miliar yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp.693,46 Miliar, belanja modal sebesar Rp.229,34 Miliar, belanja tak di duga sebesar Rp.1 Miliar dan belanja transfer sebesar Rp.70,96 Miliar.

“Belanja tahun 2021 ini diprioritaskan untuk belanja wajib yang telah di tentukan oleh peraturan perundangan-undangan,” terang Hamid Rizal.

Alokasi belanja tersebut tambah Hamid Rizal, meliputi, untuk pendidikan sebesar 20 persen, kesehatan 10 persen dan alokasi umum sebesar 25 persen.

“Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 tahun 2020,” ungkap Hamid Rizal.

Penyampaian Nota Keuangan APBD Natuna tahun Anggaran 2021 selanjutnya dibahas dan mendapatkan persetujuan serta di tetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Secara rinci, pidato pengantar Nota Keuangan diuraikan dalam lampiran Nota Keuangan dan Ranperda APBD Kabupaten Natuna tahun Anggaran 2021,” tukas Hamid Rizal.

(Qloch)