Press "Enter" to skip to content



12 Orang Pencuri Ikan Perairan Natuna Asal Vietnam Ditangkap di Bawa Ke Tarempa


Anambas, metrosidik- Patut di duga telah melaksanakan pelanggaran perikanan, di mana kapal tersebut berhasil di tangkap oleh KRI Bung Tomo 357 yang sedang melaksanakan patroli di bawah kendali komando gugus tempur laut armada 1.

Tertangkap nya kapal KG 90186.TS pada hari Minggu,(23/08/2020) pukul 21:40. Deteksi awal pada pukul 20:40 kemudian melakukan pengejaran dan berhasil di kuasai pada pukul 21:40, ujar Ado AH selaku prajurit KRI.

Erfan Indra Darmawan selaku Danlanal Tarempa menyampaikan, “Terimakasih banyak atas kerja keras dari KRI Bung Tomo 357,di mana komandannya adalah kolonel laut jendral Sugiarto beserta prajurit telah melaksanakan tugas dengan baik menjaga hak berdaulat kita di laut Natuna Utara di sini.”

Tambah dia lagi mengatakan sedikit berbeda dengan penangkapan-penangkapan sebelumnya yang selalu diwarnai aksi perlawanan. Penangkapan kali ini berlangsung relatif tanpa perlawanan.

Lebih lanjut ia mengungkapkan kapal tersebut tak berbuat banyak hanya saja saat didekati oleh awak kapal pengawas KRI.

“Mereka langsung mematikan lampu dan menaiki jaring dan sedikit ingin menghindar, namun berhasil di tangkap dan di kuasai oleh pengawas KRI.

Diketahui barang bukti yang ada adalah 1 ton ikan campur kemudian 12 orang ABK termasuk nahkoda.
Sementara para ABK tersebut akan di konservasi dan melakukan karantina mendiri dan nanti jika sudah aman akan di lakukan protokol kesehatan untuk selanjutnya, jelas Erfan.

“Supaya masyarakat tidak resah jadi mereka tidak akan ke mana-mana tidak akan di bawa ke lanal mereka akan tetap ada di sini,sehingga secara tidak langsung akan terisolasi tersendiri.

Sementara itu yang di bawa ke lanal hanya 3 dari 12 orang,dan yang 9 akan tetap di sini,dan yang 3 tadi akan di bawa ke lanal karena inilah yang patut di jadikan tersangka,yang pertama adalah nahkoda,jurumudi dan KKM,3 orang ini patut di duga untuk di laksanakan pihak sebagai hukum, sebutnya.

Erfan menjelaskan bahwa , TNI AL selaku juga Danlanal Tarempa selaku juga dari KRI dalam hal ini sangat berharap dan menghimbau supaya rekan-rekan nelayan kita hadir di sana ini bukti bahwa KRI ada di sana jadi jangan takut jangan ragu,kita akan melaksanakan pengejaran akan menindak kalau terjadi ada pelanggaran, tuturnya.

“Untuk rekan-rekan nelayan kita mari kita ke sana dan akan kita dukung untuk melaksanakan pengamanannya, sekaligus kehadiran nelayan-nelayan kita itu sebagai penegasan bahwa wilayah itu adalah wilayah kita, mari kita hadir di sana, kita sudah punya pagar di sana kita hadir,kita manfaat kan untuk kepentingan Tarempa,Anambas bangsa Indonesia secara umum nya.”

Karna dengan itu, kehadiran akan menunjukan eksistensi bahwa itu milik kita ” Jadi harapannya saya dorong masyarakat nelayan kita ke sana,jadi jangan takut ada apa-apa ,TNI AL siap bantu mendukung kesejahteraan masyarakat,”sebutnya. ( Ayu)